Menu
Close
VivoVisionPlus.ID

Informasi Teknologi Terkini dan Terbaru

Infinix Hot 60 Pro sudah 5G atau masih 4G Ini jawabannya yang jujur

Smallest Font
Largest Font

Infinix Hot 60 Pro ternyata belum 5G. Dari spesifikasinya, ponsel ini memakai MediaTek Helio G200 yang posisinya kelas 4G, sehingga fokusnya tetap koneksi 4G, bukan 5G.

Saya lihat banyak orang mencari jawaban cepat karena mereka sedang menimbang ganti HP sambil mengejar jaringan 5G. Kalau Anda juga mengejar itu, artikel ini dibuat supaya tidak ada kesalahpahaman spesifikasi.

Dengan konteks pasar yang makin ramai perangkat 5G, fakta “tidak mendukung 5G” jadi penentu utama sebelum Anda mengunci pilihan di kelas mid-range. Jadi, mari kita bedah bukti yang paling relevan untuk topik apakah Infinix Hot 60 Pro sudah 5G.

Jawabannya: tidak. Infinix Hot 60 Pro menggunakan MediaTek Helio G200 yang disebut sebagai kelas 4G tanpa dukungan 5G. Di level chipset, keputusan “5G atau tidak” sudah langsung kelihatan.

Kalau target Anda adalah paket internet 5G atau pengalaman jaringan yang lebih cepat saat 5G tersedia, maka Hot 60 Pro tidak bisa jadi perangkat andalan untuk tujuan itu. Anda tetap akan berada di ekosistem 4G.

Perbedaan ini penting karena di seri Hot 60, ada varian yang mengincar pasar 5G. Namun, entitas yang kita bahas sekarang adalah Infinix Hot 60 Pro, dan dari acuannya memang tidak mengusung 5G.

Mengapa chipset menentukan apakah Infinix Hot 60 Pro bisa 5G

MediaTek Helio G200 yang dipakai Hot 60 Pro memang 4G

Chipset MediaTek Helio G200 yang tercantum untuk Infinix Hot 60 Pro dijelaskan sebagai kelas 4G dan tanpa dukungan 5G. Itu berarti dukungan jaringan 5G tidak hadir di basis perangkat.

Saya menilai ini seperti “fondasi”. Selama foundation-nya tidak menyediakan modem/dukungan 5G, aplikasi atau update sistem tidak bisa mengubahnya jadi perangkat 5G.

Efeknya ke pengalaman harian yang paling terasa

Kalau Anda memakai Hot 60 Pro di area yang sudah tersedia 5G, perangkat ini tetap akan mengandalkan koneksi 4G. Dampaknya biasanya muncul di situasi seperti browsing berat, streaming kualitas tinggi, dan aktivitas yang membutuhkan throughput stabil.

Namun, bukan berarti ponsel ini buruk. Ia bisa tetap nyaman untuk penggunaan harian, hanya saja ekspektasi “5G power” harus diturunkan karena basis jaringannya memang 4G.

Cek spesifikasi kunci Infinix Hot 60 Pro selain isu 5G

Karena pertanyaan “sudah 5G atau belum” sudah terjawab, saya sarankan Anda lihat spesifikasi lain agar keputusan membeli lebih rasional. Setidaknya, Anda masih bisa menilai apakah nilai ponsel ini sebanding dengan kebutuhannya.

Layar AMOLED 6,78 inci 144 Hz untuk respons visual

Infinix Hot 60 Pro memakai layar AMOLED 6,78 inci dengan refresh rate 144 Hz dan resolusi 1224 x 2720 piksel. Ini memberi sensasi scroll lebih halus dan respons tampilan yang terasa cepat.

Di ponsel yang tidak 5G, pengalaman visual tetap bisa jadi kekuatan utama. Saya anggap refresh 144 Hz adalah elemen yang “mengurangi kekecewaan” bagi sebagian orang yang kecewa karena tidak dapat 5G.

Pelindung layar Gorilla Glass 7i

Perlindungan layar tercantum memakai Gorilla Glass 7i. Faktor ini relevan karena mayoritas pengguna tidak membeli HP untuk soal jaringan saja, tetapi juga untuk ketahanan harian.

Untuk penggunaan normal, perlindungan kaca membantu mengurangi kekhawatiran dari goresan ringan dan benturan keseharian. Ini bukan pengganti kehati-hatian, tapi setidaknya ada lapisan pertahanan.

Ukuran bodi: 6,6 mm dan 170 gram

Infinix Hot 60 Pro disebut memiliki ketebalan 6,6 mm dan berat 170 gram. Angka ini menunjukkan desainnya tergolong tipis dan tidak terlalu berat untuk dipakai jangka waktu lama.

Kalau Anda bergerak aktif, bobot 170 gram biasanya terasa lebih “ringan di tangan” dibanding beberapa kompetitor yang cenderung lebih tebal.

Kamera Infinix Hot 60 Pro seperti apa dan apa kaitannya dengan pilihan Anda

Isu 5G tidak berdiri sendiri. Kamera memengaruhi keputusan karena mayoritas orang juga menilai HP dari hasil foto, bukan hanya kecepatan jaringan.

Kamera belakang 50 MP tanpa ultrawide

Untuk bagian belakang, Infinix Hot 60 Pro disebut punya kamera 50 MP dan disebut tidak ada kamera ultrawide. Artinya, opsi angle lebih lebar tidak tersedia dari konfigurasi lensa.

Kalau rutinitas Anda sering butuh pemotretan lanskap luas atau grup besar, absennya ultrawide bisa jadi batasan. Anda tetap bisa foto dengan kamera utama 50 MP, tapi fleksibilitas komposisi lebih terbatas.

Kamera depan 13 MP

Kamera depan tercantum 13 MP. Untuk kebutuhan video call dan foto selfie, spesifikasi ini umumnya cukup masuk akal di kelasnya.

Saya melihat titik fokusnya: ponsel ini lebih memilih satu kamera utama yang kuat untuk kebutuhan umum, daripada menambah lensa ultrawide yang memperbanyak skenario.

Baterai dan fast charging: bagian yang paling “nyambung” dengan pemakaian 4G

Kalau perangkat tidak mendukung 5G, Anda mungkin makin sering berada pada mode penggunaan koneksi 4G dan aktivitas multimedia. Di bagian ini, baterai dan pengisian daya jadi faktor penyeimbang.

Baterai 5160 mAh dan pengisian cepat 45W

Infinix Hot 60 Pro dilengkapi baterai 5160 mAh dengan fast charging 45W. Klaim waktunya: 50% dalam 22 menit.

Di praktik belanja dan mobilitas, angka pengisian seperti itu biasanya lebih terasa daripada sekadar membaca kapasitas. Anda bisa lebih cepat kembali ke aktivitas tanpa lama menunggu.

Daya tahan bukan sekadar kapasitas

Kapastitas 5160 mAh membantu menahan ritme pemakaian, terutama ketika Anda tetap menggunakan 4G. Namun, tetap ada faktor lain seperti efisiensi chipset dan optimasi sistem.

Dari sisi “pilihan saya yang kritis”, kombinasi baterai besar dan 45W memberi peluang penggunaan nyaman meski Anda tidak mendapatkan upgrade ke jaringan 5G.

Model penyimpanan dan RAM: cukup untuk kelasnya

Spesifikasi memori memengaruhi kenyamanan multitasking, aplikasi sosial, dan aktivitas harian. Ini penting karena ketika jaringan bukan 5G, performa terasa lewat hal lain seperti respons sistem.

RAM 8 GB dan penyimpanan 128 GB atau 256 GB

Infinix Hot 60 Pro disebut hadir dengan RAM 8 GB serta penyimpanan 128 GB dan 256 GB. Pilihan penyimpanan yang lebih besar biasanya membantu bila Anda banyak menyimpan foto dan video.

Kalau kebutuhan Anda termasuk unduh konten atau menyimpan banyak foto, opsi 256 GB jelas lebih aman dibanding 128 GB. Tinggal Anda menilai gaya pemakaian.

Varian warna yang cukup beragam

Varian warna yang tercantum meliputi Sleek Black, Titanium Silver, Coral Tides, Misty Violet, Sonic Yellow, dan Moco Cyber Green. Ini relevan karena kadang orang memilih HP berdasarkan preferensi visual.

Untuk saya, keberagaman warna membuat seri ini tidak terasa “flat”, walau keputusan inti tetap kembali ke chipset yang tidak mendukung 5G.

Perbandingan cepat: Hot 60 Pro vs varian yang mengincar 5G

Bagian ini membantu menegaskan konteks tanpa mengalihkan topik. Pertanyaan Anda spesifik: Infinix Hot 60 Pro sudah 5G atau belum. Jadi, yang kita bandingkan adalah posisi seri yang sama keluarga, agar Anda paham kapan 5G benar-benar relevan.

Ringkas perbedaan yang relevan untuk pertanyaan apakah Infinix Hot 60 Pro sudah 5G
AspekInfinix Hot 60 ProCatatan dampak ke pengguna
Dukungan jaringanTidak mendukung 5GAnda tetap memakai 4G meski ada area 5G
ChipsetMediaTek Helio G200Disebut kelas 4G tanpa dukungan 5G
Refresh rate layar144 HzRespons visual tetap terasa cepat untuk harian
Kamera belakang50 MP tanpa kamera ultrawideAngle lebih lebar tidak tersedia dari lensa ultrawide
Baterai dan charging5160 mAh, 45W (50% dalam 22 menit)Menjadi penyeimbang saat koneksi tidak 5G

Saya sengaja menempatkan tabel ini supaya jawaban “tidak 5G” tidak berhenti di kalimat promosi atau spekulasi. Angka dan penjelasan inti sudah jelas: chipset dan dukungan jaringan tidak mengarah ke 5G.

Harga dan ketersediaan di Indonesia: realita yang perlu Anda pertimbangkan

Anda juga perlu melihat konteks harga karena orang biasanya membeli karena value. Di referensi yang tersedia, harga Infinix Hot 60 Pro disebut “sekitar Rp 2 jutaan” untuk pasar Indonesia.

Selain itu, tanggal penjualan di Shopee Indonesia yang disebut adalah 24 Juli 2025. Dengan tanggal ini, jelas bahwa perangkat sudah hadir cukup lama di pasar, sehingga Anda tidak perlu memperlakukan “fitur 5G” sebagai spekulasi—semuanya kembali ke spesifikasi.

Kenapa “sekitar Rp 2 jutaan” penting untuk pertanyaan 5G

Ketika budget berada di kisaran Rp 2 jutaan, pilihan varian 5G biasanya sangat bergantung pada apakah produsen memang memasang modem/dukungan 5G pada seri tersebut. Untuk Hot 60 Pro, jawabannya dari basis chipset: tidak.

Jadi, bagi pembaca yang memprioritaskan 5G, keputusan yang paling bersih adalah memeriksa apakah varian yang Anda incar memang menyasar koneksi 5G, bukan sekadar nama seri yang mirip.

Kekurangan Infinix Hot 60 Pro yang paling nyambung dengan keputusan “butuh 5G atau tidak”

Kalau saya harus bersikap tegas, kekurangan utama Hot 60 Pro adalah yang paling langsung: tidak mendukung 5G. Namun ada kekurangan lain yang dari spesifikasi juga terlihat.

  • Tidak mendukung 5G karena chipset Helio G200 disebut kelas 4G tanpa dukungan 5G.
  • Kamera belakang tanpa ultrawide, sehingga fleksibilitas angle untuk lanskap atau grup besar terbatas.
  • Konfigurasi kamera belakang hanya mengandalkan 50 MP sebagai andalan, jadi hasil foto tetap bergantung pada kualitas pemrosesan dan pencahayaan.
  • Ekspektasi koneksi harus realistis: Anda tidak akan “naik kelas” jaringan hanya dengan membeli Hot 60 Pro.

Daftar ini membuat saya paham kenapa beberapa orang bisa terlihat kecewa. Mereka membeli untuk jaringan, lalu menemukan basisnya memang tidak berada di sana.

Kelebihan yang tetap membuat Infinix Hot 60 Pro layak dilihat

Kalau Anda tidak menjadikan 5G sebagai prioritas mutlak, Hot 60 Pro punya beberapa hal yang bisa jadi alasan mempertimbangkan.

Layar AMOLED 144 Hz dan resolusi 1224 x 2720 piksel

Dengan AMOLED 6,78 inci dan refresh rate 144 Hz, perangkat ini cenderung kuat di aspek visual. Scroll media sosial dan tampilan UI biasanya terasa lebih enak daripada panel refresh lebih rendah.

Di titik ini, “nilai hiburan” tetap bisa didapat meski jaringan Anda tetap 4G.

Pengisian 45W dengan klaim 50% dalam 22 menit

Fast charging 45W dengan klaim 50% dalam 22 menit membuat ponsel ini lebih praktis. Anda tidak terlalu dipaksa menahan waktu saat baterai menipis.

Dalam aktivitas yang banyak menggunakan data 4G, akses ke pengisian cepat seperti ini biasanya jadi penyelamat rutinitas.

Bodi tipis 6,6 mm dan bobot 170 gram

Ketebalan 6,6 mm dan berat 170 gram memberi rasa pemakaian yang lebih ringan. Ini bukan spesifikasi yang terdengar “wah”, tapi sering menentukan kenyamanan harian.

“Chipset MediaTek Helio G200 disebut kelas 4G tanpa dukungan 5G”

Kalimat kunci ini yang menurut saya paling menentukan seluruh jawabannya. Bukan karena saya mengesampingkan hal lain, melainkan karena dukungan jaringan itu memang harus dilihat dari basis perangkat.

Penilaian akhir saya untuk pertanyaan apakah Infinix Hot 60 Pro sudah 5G

Kalau Anda bertanya untuk memastikan sebelum beli, jawaban saya tetap konsisten: Infinix Hot 60 Pro tidak sudah 5G. Ponselnya memakai MediaTek Helio G200 yang disebut tanpa dukungan 5G, sehingga tetap 4G sebagai jalur koneksi utama.

Perangkat ini justru terlihat lebih “masuk akal” untuk orang yang memprioritaskan layar AMOLED 6,78 inci 144 Hz, baterai 5160 mAh, dan fast charging 45W (50% dalam 22 menit), bukan mengejar jaringan 5G. Dari spesifikasinya, itu memang fokus utamanya.

Jika Anda ingin perangkat 5G, maka langkah paling rasional adalah memilih varian yang memang ditujukan untuk 5G, bukan tetap bertahan pada Hot 60 Pro karena urusan jaringan. Namun, untuk kebutuhan harian dengan realita koneksi 4G, Infinix Hot 60 Pro masih punya titik kekuatan yang jelas, terutama di bagian layar dan daya.

5 Kekurangan Fatal Infinix Hot 60 Pro yang Disembunyikan | NT Gadget

Follow vivovisionplus.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow